San Francisco

San Francisco dari Marin Headlands, dengan Jembatan Golden Gate di bagian depan.

San Francisco, secara resmi City and County of San Francisco, adalah kota terpadat keempat di California dan ke-12 di Amerika Serikat dengan perkiraan populasi tahun 2009 sebanyak 815.358 jiwa.Sebagai satu-satunya kota-county gabungan di California,San Francisco menduduki wilayah seluas 467 mil² (1,210 km²)di ujung utara Semenanjung San Francisco dengan kepadatan penduduk 17.323 jiwa/mi² (6.688,4 jiwa/km²). Kota ini adalah kota besar (lebih dari 200.000 jiwa) terpadat di negara bagian California dan terpadat kedua di Amerika Serikat.San Francisco merupakan pusat keuangan, budaya, dan transportasi di Wilayah Teluk San Francisco, sebuah wilayah yang dihuni 7,4 juta jiwa.Pada 1776, Spanyol mendirikan sebuah benteng di Golden Gate dan sebuah misi yang dinamai dari Fransiskus dari Assisi di tempat ini.Demam Emas California tahun 1848 membawa pertumbuhan cepat di kota ini, meningkatkan populasi dari 1.000 jiwa menjadi 25.000 dalam satu tahun, dan mengubahnya menjadi kota terbesar di Pantai Barat pada waktu itu. Setelah tiga perempat kota hancur akibat gempa bumi dan kebakaran 1906,San Francisco langsung dibangun kembali dan menjadi tempat penyelenggaraan Panama-Pacific International Exposition sembilan tahun kemudian. Selama Perang Dunia II, San Francisco adalah pelabuhan keberangkatan untuk anggota tentara yang akan berperang di Teater Pasifik.

Mission San Francisco de Asís (Mission Dolores)

Setelah perang, arus pulang tentara, imigrasi massal, tingkah laku yang semakin bebas, dan faktor lain mendorong munculnya gerakan Summer of Love dan hak asasi gay sehingga mencap San Francisco sebagai pusat aktivisme liberal di Amerika Serikat. Hari ini, San Francisco adalah sebuah kota tujuan wisatawan internasional yang terkenal,terutama karena kabut dingin musim panasnya, perbukitan curam, campuran arsitektur Victoria dan arsitektur modern, dan berbagai markah tanah yang terkenal, seperti Jembatan Golden Gate, sistem tram kota, dan Chinatown. Kota ini juga merupakan sebuah pusat perbankan dan keuangan utama, dan rumah bagi lebihi dari 30 institusi keuangan internasional yang membantu menempatkan San Francisco pada tingkat ke-18 dalam daftar kota produsen teratas dunia, ke-9 di Amerika Serikat, dan ke-15 dalam daftar 20 pusat keuangan terbaik di dunia. Bukti arkeologis pertama tentang dihuninya teritori kota San Francisco berasal dari tahun 3.000 SM. Kelompok Yelamu dari suku Ohlone menetap di beberapa desa kecil ketika rombongan penjelajah Spanyol yang dipimpin Don Gaspar de Portolà tiba tanggal 2 November 1769, kunjungan bangsa Eropa pertama yang tercatat ke Teluk San Francisco.Tujuh tahun kemudian, pada 28 Maret 1776, bangsa Spanyol mendirikan Presidio San Francisco, diikuti oleh sebuah misi, Mission San Francisco de Asís (Mission Dolores).

Portsmouth Square tahun 1851

“Belum pernah dalam sejarah sebuah kota modern hancur seluruhnya. San Francisco sudah tiada.” – Jack London setelah gempa bumi dan kebakaran 1906.

Setelah kemerdekaan dari Spanyol tahun 1821, wilayah ini menjadi bagian dari Meksiko. Di bawah kepemimpinan Meksiko, sistem misi secara bertahap berakhir dan tanahnya mulai diswastanisasikan. Tahun 1835, seorang berkebangsaan Inggris, William Richardson mendirikan rumah independen pertama, dekat sebuah penjangkaran kapal di sekitar daerah yang saat ini bernama Portsmouth Square. Bersama dengan Alcalde Francisco de Haro, ia memaparkan sebuah tata jalan untuk perluasan permukiman, dan kota Yerba Buena mulai menarik pendatang dari Amerika Serikat. Komodor John D. Sloat mengklaim California sebagai bagian dari Amerika Serikat pada 7 Juli 1846 ketika Perang Meksiko-Amerika, dan Kapten John B. Montgomery tiba untuk mengklaim Yerba Buena dua hari kemudian. Yerba Buena berganti nama menjadi San Francisco satu tahun kemudian, dan Meksiko secara resmi melepaskan teritorinya ke Amerika Serikat pada akhir perang. Meski lokasinya yang cocok sebagai pelabuhan dan pangkalan laut, San Francisco masih menjadi permukiman kecil dengan geografi yang tidak bersahabat. Demam Emas California membawa banjir pencari harta karun. Dengan berbekal roti asam, para pencari harta karun berkumpul di San Francisco daripada di Benicia, sehingga jumlah penduduknya menanjak dari 1.000 jiwa pada 1848 menjadi 25.000 jiwa pada Desember 1849. Janji kekayaan yang melimpah begitu kuat sehingga awak kapal yang baru tiba di San Francisco langsung turun dan berlari ke ladang emas, sehingga menciptakan hutan cerobong kapal di pelabuhan San Francisco. California dengan cepat diberikan status negara bagian, dan militer AS membangun Fort Point di Golden Gate dan benteng di Pulau Alcatraz untuk mengamankan Teluk San Francisco. Penemuan perak, termasuk Comstock Lode tahun 1859 semakin mendorong pertumbuhan penduduk dengan cepat. Dengan gelombang pencari kemakmuran yang mengalir ke seluruh penjuru kota, pelanggaran hukum sudah menjadi hal yang lumrah, dan distrik Barbary Coast memperoleh ketenaran sebagai surga penjahat, prostitusi, dan perjudian. Para pengusaha berupaya untuk menerapkan kapitalisasi pada kekayaan yang dihasilkan dari Demam Emas. Pemenang awalnya adalah industri perbankan yang berujung pada pendirian Wells Fargo tahun 1852 dan Bank of California tahun 1864. Pembangunan Port of San Francisco dan pendirian akses daratan menuju sistem rel kereta api AS Timur tahun 1869 melalui Rel Kereta Pasifik (yang enggan dibantu pendanaannya oleh pemerintah kota yang membantu menjadikan kota dan sekitar Wilayah Teluk pusat perdagangan. Demi melayani kebutuhan penduduk yang semakin bertambah, Levi Strauss membuka bisnis barang kering dan Domingo Ghirardelli mulai membuat cokelat. Buruh imigran membuat kota ini memiliki budaya poliglot dengan pekerja kereta Cina mendirikan distrik Chinatown. Sistem tram pertama mengangkut warga San Francisco ke atas bukit Clay Street tahun 1873. Lautan rumah bergaya Victoria di kota ini mulai terbentuk dan pemimpin masyarakat berkampanye memperjuangkan taman terbuka untuk umum, sehingga pemerintah mengeluarkan rencana pembangunan Golden Gate Park. Masyarakat San Francisco membangun sekolah, gereja, teater, dan semua aspek kehidupan kota. Presidio berkembang menjadi instalais militer terpenting di Amerika Serikat di pantai Pasifik. Pada pergantian abad ke-20, San Francisco adalah kota besar yang dikenal karena gaya flamboyan, hotel megah, puri besar di Nob Hill, dan pemandangan seni yang berkembang pesat.

USS San Francisco berlayar di bawah Jembatan Golden Gate pada 1942 ketika terjadi Perang Dunia II.

Pada pukul 5:12 am tanggal 18 April 1906, sebuah gempa bumi besar mengguncang San Francisco dan California utara. Ketika bangunan runtuh akibat guncangan, pipa gas yang patah memunculkan kebakaran yang menyebar di seluruh kota dan terbakar tanpa terkendali selama beberapa hari. Dengan tidak tersedianya saluran air, Korps Artileri Presidio berupaya menahan kobaran api dengan meledakkan beberapa blok bangunan untuk membuat penghalang api. Lebih dari tiga perempat kota luluh lantak, termasuk hampir seluruh inti pusat kota. Laporan lama menunjukkan bahwa 498 orang menjadi korban tewas, padahal perkiraan saat ini menunjukkan korban berjumlah ribuan jiwa. Lebih dari setengah penduduk kota yang berjumlah 400.000 jiwa kehilangan tempat tinggal. Pengungsi menetap sementara di desa tenda di Golden Gate Park, Presidio, pantai, dan tempat lain. Banyak pengungsi lainnya pindah secara permanen ke East Bay. Pembangunan kembali dilakukan dengan cepat dan dalam skala besar. Sambil menolak pilihan untuk menata ulang tata jalan, warga San Francisco lebih memilih percepatan pemulihan.[38] Bank of Italy milik Amadeo Giannini, kemudian menjadi Bank of America, meyediakan pinjaman bagi banyak orang yang kehidupannya hancur. Puri-puri yang hancur di Nob Hill berubah menjadi hotel besar. City Hall kembali dibangun dengan gaya Beaux Arts, dan kota ini merayakan kelahirannya kembali pada Panama-Pacific International Exposition tahun 1915. Dalam tahun-tahun selanjutnya, kota ini memperkuat keberadaannya sebagai ibu kota keuangan; setelah kebangkrutan pasar saham 1929, tak satupun bank di San Francisco yang bangkrut. Pada puncak Depresi Besar, San Francisco membuka dua proyek teknik sipil besar, yaitu pembangunan Jembatan Teluk San Francisco – Oakland dan Jembatan Golden Gate, masing-masing rampung pada tahun 1936 dan 1937. Pada periode inilah pulau Alcatraz,
bekas benteng pertahanan militer, mulai dioperasikan sebagai penjara federal berkeamanan tinggi dan dihuni oleh para tahanan terkenal seperti Al Capone, dan Robert Franklin Stroud, Manusia Burung dari Alcatraz. San Francisco kemudian merayakan kejayaannya dengan mengadakan World’s Fair, Golden Gate International Exposition tahun 1939–40, dan membangun Treasure Island di tengah teluk sebagai tempat penyelenggaraannya.
Selama Perang Dunia II, Hunters Point Naval Shipyard menjadi pusat aktivitas, dan Fort Mason menjadi pelabuhan keberangkatan utama untuk anggota tentara yang berangkat ke Teater Peperangan Pasifik. Ledakan lowongan pekerjaan menarik banyak orang, khususnya warga Afrika Amerika dari Selatan ke daerah ini. Setelah perang berakhir, banyak personel militer pulang dari luar negeri dan warga sipil yang awalnya datang untuk bekerja memutuskan untuk tinggal. Piagam PBB yang mencetuskan Perserikatan Bangsa-Bangsa dirancang dan ditandatangani di San Francisco pada tahun 1945. Tahun 1951, Traktat San Francisco secara resmi mengakhiri perang dengan Jepang. Proyek tata kota pada 1950-an dan 1960-an melibatkan penghancuran dan pembangunan kembali permukiman sisi barat dan pembangunan jalan bebas yang baru, meskipun hanya beberapa bagian pendek yang dibangun sebelum dihentikan oleh para penentang yang dipimpin warga kota. Transamerica Pyramid selesai dibangun tahun 1972, dan pada 1980-an, Manhattanisasi San Francisco menghasilkan pengembangan bangunan tinggi yang meluas di wilayah pusat kota. Aktivitas pelabuhan pindah ke Oakland, kota ini muali kehilangan pekerjaan industri, dan San Francisco mulai pindah ke sektor pariwisata sebagai pendorong ekonomi terpenting. Kawasan pinggiran mengalami pertumbuhan pesat, dan San Francisco menjalani perubahan demografi yang penting setelah sejumlah besar penduduk berkulit putih meninggalkan kota dan digantikan oleh gelombang imigrasi dari Asia dan Amerika Latin. Dalam periode ini, San Francisco menjadi magnet bagi kontrabudaya Amerika Serikat. Penulis Beat Generation mendorong Renaisans San Francisco dan terpusat di permukiman North Beach pada 1950-an. Kaum hippie berbondong-bondong pindah ke Haight-Ashbury pada 1960-an dan mencapai puncaknya pada Summer of Love 1967. Tahun 1970-an, kota ini menjadi pusat gerakan hak asasi gay dengan kemunculan The Castro sebagai desa gay perkotaan, pemilihan Harvey Milk ke dalam Dewan Pengawas kota serta pembunuhan terhadapnya bersama Walikota George Moscone tahun 1978. Gempa bumi Loma Prieta 1989 mengakibatkan kehancuran dan korban jiwa di seluruh Wilayah Teluk. Di San Francisco, gempa merusak beberapa struktur di distrik Marina dan South of Market dan berujung pada penghancuran Embarcadero Freeway yang rusak parah dan sebagian Central Freeway, sehingga kota ini dapat mengklaim kembali tepi laut pusat kotanya yang memiliki nilai sejarah. Selama musim dot-com pada akhir 1990-an, perusahaan rintisan memperkuat ekonomi kota. Sejumlah pengusaha besar dan pengembang aplikasi komputer pindah ke kota ini, diikuti oleh para pakar pemasaran dan penjualan, sehingga mengubah lanskap sosial yang dulunya miskin menjadi tergentrifikasi. Ketika gelembung tersebut pecah pada tahun 2001, banyak di antara perusahaan-perusahaan ini gulung tikar dan karyawan mereka keluar, meskipun teknologi tinggi dan kewiraswastaan masih menjadi penggerak utama ekonomi San Francisco sampai sekarang.

Semenanjung San Francisco

San Francisco terletak di Pantai Barat Amerika Serikat di ujung Semenanjung San Francisco dan juga menduduki sebidang daratan yang menjorok ke Samudera Pasifik dan Teluk San Francisco dalam batas kotanya. Beberapa pulau—Alcatraz, Pulau Treasure, dan Pulau Yerba Buena, serta sebagian kecil Pulau Alameda, Pulau Red Rock, dan Pulau Angel adalah bagian dari kota ini. Selain itu, wilayahnya meliputi Kepulauan Farallon yang tak berpenghuni seluas 27 mil (43 km) di lepas pantai Samudera Pasifik. Daratan di dalam batas kota membentuk “persegi seluas tujuh-kali-tujuh mil”, sebutan setempat terhadap bentuk kota, meski luas totalnya bila termasuk perairan mencapai 232 mil² (600 km²).

Mobil-mobil menyusuri Lombard Street menuruni Russian Hill.

San Francisco terkenal karena bukit-bukitnya. Ada lebih dari 50 bukit di dalam batas kota. Beberapa permukiman dinamai dari bukit tempat mereka dibangun, seperti Nob Hill, Pacific Heights, dan Russian Hill. Dekat pusat geografis kota, di barat daya pusat kota, terdapat serangkaian bukit berkepadatan rendah. Twin Peaks, sepasang bukit yang ada di salah satu titik tertinggi kota, membentuk puncak pemandangan yang terkenal. Bukit tertinggi di San Francisco, Mount Davidson, memiliki tinggi 925 kaki (282 m) dan pada 1934 sebuah salib setinggi 103 kaki (31 m) pernah dipancang di sana. Markah tanah yang mendominasi daerah ini adalah Sutro Tower, sebuah menara transmisi radio dan televisi besar berwarna merah dan putih.
Patahan San Andreas dan Patahan Hayward menjadi penyebab berbagai aktivitas gempa bumi, meski secara fisik tak satupun patahan yang melintasi kota. Patahan San Andreas mengakibatkan gempa bumi tahun 1906 dan 1989. Gempa kecil terjadi secara rutin. Ancaman gempa besar memainkan peran besar dalam pengembangan infrastruktur kota. Kota ini telah berkali-kali memperbarui kode bangunannya, mensyaratkan pembaruan terhadap bangunan tua dan standar teknik tinggi untuk pembangunan bangunan baru.However, there are still thousands of smaller buildings that remain vulnerable to quake damage. Tepi pantai San Francisco telah berkembang melintasi batas alaminya. Seluruh permukiman seperti Marina dan Hunters Point, juga sebagian besar Embarcadero, berada di atas tempat pembuangan akhir. Treasure Island dibangun dari material yang dikeruk dari teluk dan hasil pengeboran terowongan melintasi Pulau Yerba Buena selama pembangunan Bay Bridge. Tanah seperti ini cenderung tidak stabil ketika terjadi gempa bumi; pencairan tanah mengakibatkan kerusakan meluas terhadap properti yang dibangun di atasnya, seperti yang pernah terjadi di distrik Marina pada gempa bumi Loma Prieta 1989.

Kabut adalah fenomena yang umum terjadi pada musim panas di San Francisco.

Sebuah kutipan populer yang salah dikutip dari Mark Twain adalah “Musim dingin terdingin yang pernah kualami adalah musim panas di San Francisco.” Iklim San Francisco memiliki karakteristik musim panas-dingin iklim Mediterania di pantai California dengan musim dingin sejuk dan basah, serta musim panas dingin dan kering. Karena dikelilingi oleh perairan di tiga sisi, cuaca San Francisco sangat dipengaruhi oleh arus dingin Samudera Pasifik yang mengatur perubahan suhu dan menghasilkan iklim sejuk sepanjang tahun dengan variasi suhu musiman yang kecil. Di antara kota-kota besar di AS, San Francisco memiliki suhu menengah, maksimum, dan minimum harian terdingin pada Juni, Juli dan Agustus. Selama musim panas, udara panas yang naik di lembah terdalam California membentuk wilayah bertekanan rendah yang menarik angin dari Antisiklon Pasifik Utara melalui Golden Gate dan membentuk angin dan kabut dingin yang khas bagi kota ini. Kabut kurang tampak di permukiman timur dan selama akhir musim panas dan awal musim gugur yang merupakan waktu terpanas sepanjang tahun. Karena topografi tajam dan pengaruh lautnya, San Francisco memiliki serangkaian iklim mikro yang berbeda. Perbukitan tinggi di pusat geografis kota adalah penyebab 20% variasi curah hujan tahunan terjadi di beberapa kawasan kota. Perbukitan tersebut juga melindungi permukiman timur secara langsung dari cuaca berkabut dan kadang cuaca sangat dingin dan berangin yang dialami di Sunset District; untuk penduduk yang menetap di sisi timur kota, San Francisco lebih cerah dengan rata-rata 260 hari cerah dan 105 hari berawan setiap tahunnya. Suhu rata-rata di atas 75 °F (24 °C) hanya terjadi 28 hari setiap tahun. Periode kering Mei hingga Oktober terasa sejuk dan hangat, dengan suhu rata-rata tertinggi 64–71 °F (18–22 °C) dan terendah 51–56 °F (11–13 °C). Periode hujan November hingga April agak dingin dengan suhu tertinggi 58–64 °F (14–18 °C) dan suhu terendah 46–51 °F (8–11 °C). Rata-rata, terdapat 67 hari turun hujan setiap tahun, dan curah hujan tahunan rata-rata yaitu Templat:Convert/LoffAnoneDbSoff. Salju sangat jarang muncul, dengan 10 fenomena terjadi sejak 1852 dan yang terakhir terjadi pada tahun 1976. Suhu tertinggi yang tercatat di kantor resmi National Weather Service adalah 103 °F (39 °C) pada 17 Juli 1988 dan 14 Juni 2000. Suhu terendah yang tercatat adalah 27 °F (−3 °C) pada 11 Desember 1932.

Central San Francisco dilihat dari Twin Peaks

Pusat bersejarah San Francisco terletak di timur laut kota dan berbatasan dengan Market Street di selatan. Di sinilah tempat Financial District didirikan, dengan Union Square, distrik perbelanjaan dan perhotelan utama berada di sekitarnya. Kereta kabel membawa penumpang ke atas puncak Nob Hill yang dulunya pernah menjadi pusat bisnis kota, dan turun ke Fisherman’s Wharf, sebuah daerah wisata yang memiliki kepiting Dungeness dari industri perikanan yang masih aktif. Di distrik ini juga terdapat Russian Hill, sebuah permukiman penduduk dengan Lombard Street yang meliuk-liuk, North Beach, Little Italy San Francisco, dan Telegraph Hill, tempat berdirinya Coit Tower. Di sampingnya adalah Chinatown San Francisco, didirikan tahun 1840-an. Mission District dipadati pada abad ke-19 oleh Californio dan imigran pekerja dari Jerman, Irlandia, Italia, dan Skandinavia. Pada 1910-an, gelombang imigran Amerika Tengah menetap di Mission dan pada 1950-an, imigran dari Meksiko mulai mendominasi kawasan ini.[68] Dalam beberapa tahun terakhir, gentrifikasi telah menyebar, terutama di sepanjang koridor Valencia Street yang sangat dikaitkan dengan subkultur hipster. Haight-Ashbury, terkenal karena budaya hippie pada 1960-an, menjadi kawasan yang dipadati butik mahal[69] dan beberapa jaringan pertokoan kontroversial,[70] meski masih mempertahankan beberapa karakter bohemianya. Dulu dikenal dengan nama Eureka Valley, daerah yang sekarang lebih dikenal dengan nama the Castro ini adalah pusat kehidupan gay di kota ini.

Chinatown San Francisco merupakan Pecinan tertua dan salah satu yang terbesar di Amerika Utara.

Distrik kota Japantown mengalami dampak Perang Dunia II ketika penduduk Jepang Amerika dipaksa pindah dan diasingkan. Western Addition didirikan dengan jumlah penduduk Afrika Amerika yang besar pada waktu yang sama. “Painted Ladies”, sebaris rumah Victoria yang masih dipertahankan berdiri di sepanjang Alamo Square, dan puri yang dibangun oleh elit bisnis San Francisco setelah gempa 1906 dapat ditemui di Pacific Heights. Marina di utara adalah kawasan sibuk dengan banyak profesional muda yang berdatangan dari kota.
Richmond, daerah luas di utara Golden Gate Park yang memanjang ke Samudera Pasifik memiliki sub-distrik bernama “New Chinatown” yang juga menjadi rumah bagi imigran dari negara lain di Asia dan Rusia. Di selatan Golden Gate Park adalah Sunset yang didominasi penduduk Asia. Richmond dan Sunset didominasi penduduk kelas menengah dan secara keseluruhan dikenal dengan nama The Avenues. Masing-masing distrik ini kadang dibagi lagi menjadi dua wilayah, Outer Richmond dan Outer Sunset yang merujuk pada wilayah barat dari distrik tersebut dan Inner Richmond dan Inner Sunset yang merujuk pada wilayah timurnya. Bayview-Hunters Point di tenggara kota adalah salah satu permukiman termiskin dan memiliki tingkat kejahatan yang tinggi, meski daerah ini telah menjadi fokus rencana pembaruan perkotaan yang kontroversial. South of Market, dulunya dipenuhi dengan sisa-sisa masa industri San Francisco, sekarang telah mengalami pembangunan pesat. Sebagai tempat munculnya musim dot-com selama 1990-an, South of Market pada 2004 mulai mengalami pembangunan pencakar langit dan kondominium di daerahnya (lihat Manhattanisasi). Setelah kesuksesan South Beach, permukiman lain, yaitu Mission Bay mengalami pembangunan baru karena keberadaan kampus kedua University of California, San Francisco. Di barat laut Mission Bay adalah permukiman Potrero Hill yang memberi pemandangan unik menghadap pusat kota San Francisco.

Conservatory of Flowers di Golden Gate Park

Beberapa taman dan hampir seluruh pantai di San Francisco membentuk bagian dari Golden Gate National Recreation Area, salah satu bagian dari sistem National Park yang paling sering dikunjungi di Amerika Serikat dengan lebih dari 13 juta pengunjung setiap tahun. Di antara tempat wisata di GGNRA di kota ini ialah Ocean Beach, yang membentang sepanjang Samudera Pasifik dan dipenuhi komunitas selancar yang beragam, dan Baker Beach yang terletak di sebuah teluk di barat Golden Gate dan bagiian dari Presidio, bekas pangkalan militer. Juga di dalam Presidio adalah Crissy Field, bekas lapangan udara yang dikembalikan ke ekosistem rawa asin alaminya. GGNRA juga meliputi Fort Funston, Lands End, Fort Mason, dan Alcatraz. National Park Service secara terpisah mengelola San Francisco Maritime National Historical Park — armada kapal-kapal bersejarah dan properti tepi laut di sekitar Aquatic Park.
Ada lebih dari 200 taman yang dikelola oleh San Francisco Recreation and Parks Department. Taman kota yang terbesar dan terkenal ialah Golden Gate Park, yang membentang dari pusat kota hingga Samudera Pasifik. Dulunya ditutupi rerumputan asli dan bukit pasir, taman ini dibangun pada 1860-an dan ditanami ribuan pohon dan tanaman asing. Taman besar ini kaya akan tempat wisata budaya dan alamnya seperti Conservatory of Flowers, Japanese Tea Garden dan San Francisco Botanical Garden. Lake Merced adalah sebuah danau air tawar yang dikelilingi taman dan terletak dekat San Francisco Zoo, sebuah taman kota yang berisi lebih dari 250 spesies hewan, di antaranya termasuk dalam kategori terancam punah. Taman satu-satunya yang dikelola oleh sistem California State Park dan terletak di San Francisco, Candlestick Point adalah kawasan rekreasi perkotaan pertama di California. ( Wikipedia )