Pasadena, California

Gedung Balai Kota Pasadena, California.
Pasadena adalah sebuah kota di Kabupaten Los Angeles, California, Amerika Serikat. Menurut sensus tahun 2000, populasi penduduk kota ini adalah 133.936 jiwa. Departemen Keuangan California pada tahun 2005 memperkirakan bahwa populasi penduduk kota ini sebanyak 146.166 jiwa. Pasadena adalah pusat populasi dan kebudayaan yang utama di Lembah San Gabriel. Kota ini nomor enam terbesar di Kabupaten Los Angeles dan terkenal sebagai tempat diselenggarakannya pertandingan tahunan Rose Bowl Game, sebuah kejuaran sepak bola Amerika dan Turnamen Parade Mawar. Pasadena adalah sebuah kota di Kabupaten Los Angeles, California, Amerika Serikat. Menurut sensus tahun 2000, populasi penduduk kota ini adalah 133.936 jiwa. Departemen Keuangan California pada tahun 2005 memperkirakan bahwa populasi penduduk kota ini sebanyak 146.166 jiwa. Pasadena adalah pusat populasi dan kebudayaan yang utama di Lembah San Gabriel. Kota ini nomor enam terbesar di Kabupaten Los Angeles dan terkenal sebagai tempat diselenggarakannya pertandingan tahunan Rose Bowl Game, sebuah kejuaran sepak bola Amerika dan Turnamen Parade Mawar.
Penduduk asli yang menempati Pasadena dan daerah sekitarnya adalah suku bangsa Indian Hahamog-Na, sebuah cabang dari suku bangsa Tongva (bagian dari kelompok bahasa Shoshone). Pasadena adalah bagian dari pembagian tanah oleh Spanyol yang dinamai Rancho del Rincon de San Pascual. Nama ini diberikan karena surat tanahnya dikeluarkan pada hari Minggu Paskah untuk Eulalia Perez de Guillén Mariné dari Misi San Gabriel Arcángel. Rancho ini terdiri atas tanah yang kini merupakan komunitas Pasadena saat ini, Altadena dan Pasadena Selatan.

Pasadena, 1876.

Sebelum California dianeksasi oleh Amerika Serikat pada tahun 1848, pemilik terakhir tanah Pasadena adalah seorang Spanyol yang bernama Manuel Garfias, yang diizinkan mempertahankan hak atas tanahnya setelah California dijadikan negara bagian AS pada tahun 1850. Garfias kemudian menjual bagian-bagian dari tanah tersebut kepada dua pemukim kulit putih pertama yang datang ke daerah tersebut, Dr. Benjamin Eaton dan Dr. S. Griffin. Sebagian besar tanah itu kemudian dibeli oleh Benjamin Wilson, yang membangun propertinya, Lake Vineyard di sekitar tempat itu. Wilson, yang dikenal oleh orang-orang Indian setempat sebagai Don Benito, adalah juga pemilik Rancho Jurupa (Riverside, California) dan kemudian menjadi wali kota pertama Los Angeles. Dia adalah kakek Jenderal Perang Dunia II yang terkenal, George S. Patton sekaligus pemilik Gunung Wilson (Mount Wilson, California), sebuah pusat transmisi metro-media di daerah Los Angeles Raya, yang dinamai menurut namanya, Wilson.
Pada 1873 Wilson didatangi oleh seseorang yang bernama Dr. Daniel M Berry dari Indiana, yang sedang mencari tempat di daerah itu yang dapat memberikan iklim yang lebih baik bagi pasiennya yang kebanyakan adalah penderita penyakit pernapasan yang parah . Berry sendiri adalah penderita asma dan mengaku bahwa ia merasa lebih baik setelah tiga malam tidur di Rancho San Pascual (sekarang Pasadena). Untuk merahasiakan penemuannya ini, Berry memberikan kode bagi daerah itu dengan nama “Muscat” sesuai dengan nama buah anggur yang terkenal ditanam oleh Wilson di lahannya. Dalam rangka mencari dana untuk mendatangkan banyak orang ke San Pascual, Berry membentuk Persatuan Petani Jeruk dan Sitrun California Selatan dan untuk itu ia menjual saham. Para pendatang baru dapat membeli lahan yang luas dari properti di sepanjang Arroyo Seco dan pada 31 Januari 1874 mereka membentuk Koloni Indiana. Untuk memperlihatkan niat baiknya, Wilson menambahkan tanah seluas 8 km² berupa dataran tinggi yang dikiranya tidak berguna, yang kelak dikenal sebagai Altadena.
Surat-surat yang tiba di Koloni Indiana melalui Los Angeles seringkali begitu rusak. Untuk mendapatkan kantor pos mereka sendiri, Koloni ini perlu mengubah namanya dengan nama yang akan dianggap oleh Kepala Kantor Pos Pusat lebih cocok. Para tokoh kota itu mengajukan tiga nama untuk dipilih salah satunya. Yang pertama adalah Indianola dan yang kedua adalah Granada, sesuai dengan latar belakang Spanyol wilayah itu.

Colorado Blvd., 1890.

Nama yang ketiga diusulkan oleh Dr. Thomas Elliot, yang telah menghubungi temannya, seorang misionaris Indian di Michigan yang pernah bekerja dengan orang-orang Indian Chippewa Minnesota. Ia mengajukan empat nama untuk diterjemahkan: “Mahkota Lembah”, “Kunci Lembah”, “Lembah dari Lembah ” dan “Bukit Lembah”. Nama-nama yang diberikan kepadanya kembali semuanya dimulai dengan “Weo-quan pa-sa-de-na”, “Topi Lembah”. Semua nama berakhiran dengan terjemahan “pa-sa-de-na (dari lembah)”. Nama itu diajukan untuk dipilih, dan karena kedengarannya baik, maka nama itu pun diterima: Pasadena. Pasadena kemudian diresmikan sebagai kota — munisipalitas dari California Selatan setelah Los Angeles — pada Maret 1886. Kepopuleran daerah ini menarik orang-orang dari seluruh Amerika, dan Pasadena akhirnya menjadi tempat persinggahan penting di sepanjang Jalan Kereta Api Atchison, Topeka dan Santa Fe, yang menyebabkan pertumbuhannya yang sangat pesat . Dari ledakan real estate pada 1880-an hingga Depresi Besar, ketika hotel-hotel wisata yang besar dibangun di kota ini, Pasadena menjadi tempat peristirahatan pada musim dingin bagi orang-orang kaya dari pantai timur. Hotel besar pertama yang didirikan di Pasadena adalah Raymond (1886), yang terletak di puncak Bacon Hill, yang kemudian diubah namanya menjadi Raymond Hill setelah pembangunan hotel itu. Kemudian ada Mansard Victorian yang dilengkapi dengan 200 kamar, yang terbakar habis pada pagi Paskah tahun 1895 dan baru dibangun kembali pada tahun 1903. Hotel ini bangkrut pada Depresi Besar dan dirobohkan dan digantikan dengan perumahan. Hotel Maryland didirikan dari awal 1900-an dan kemudian juga bangkrut selama Depresi pada tahun 1934.

Hotel Green, 1900.

Dua gedung hotel yang masih ada sampai saat ini adalah Hotel Green dan Vista Del Arroyo.
Hotel Green mulai didirikan di South Raymond Avenue di Kansas Street pada 1887 oleh E.C. Webster. Namun bangunan tersebut tidak dapat diselesaikannya. Lalu dilanjutkan oleh seorang yang kaya raya bernama Kolonel George Gill Green, seorang distributor obat paten dari New Jersey. Ia menyelesaikan bangunan enam tingkat itu pada 1888. Kemudian pada 1898, ia menyelesaikan sebuah bangunan megah kedua pada sisi lain Raymond Avenue dan kemudian menghubungkan kedua gedung itu dengan sebuah jembatan dan terowongan. Bangunan yang pertama kini disebut annex atau tambahan. Para tamu yang kaya-raya dan keluarga mereka tiba dengan kereta api di stasiun di sebelah bangunan tambahan. Kemudian mereka naik ke lantai dua dan dari situ mereka menumpang trem menyeberang ke bangunan yang lebih baru, lalu pergi langsung ke kamar mereka. Bagasi mereka dikirim melalui terowongan. Pada 1902, hotel tersebut diperluas ke bangunan P.G Wooster di sudut Fair Oaks Avenue dan Green Street. Pada 1924, hotel ini dijadikan tempat kediaman pribadi. Bangunan tambahannya dibongkar hingga lantai pertamanya dan dijual sebagai properti pribadi, dan kini dikenal sebagai Stat’s Floral Supply. Pada1970 kedua sayap hotel itu ditutup dari satu sama lain sehingga terbentuklah dua bangunan yang terpisah. Bagian bangunan 1898 kini tetap dijadikan tempat tinggal pribadi yang disebut Castle Green. Sedangkan bangunan 1902 kini diambil alih oleh program perumahan pemerintah dan dijadikan sebagai panti jompo dan untuk mereka yang cacat mental, serta disebut Green Hotel. Pada 1929, Kansas Street diperluas diubah namanya menjadi Green Street.( Wikipedia )